XAUUSD Hari Ini: CPI AS dan Borongan Emas China Jadi Sorotan

NaraPasar - Harga emas dunia (XAUUSD) bergerak di kisaran $4.370–$4.390 per ons pada Rabu, 12 Agustus 2026, seiring investor menantikan rilis data inflasi Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat untuk bulan Juli. Penguatan harga turut ditopang oleh aksi borong emas Bank Sentral China yang mencatat pembelian bulanan terbesar sejak Oktober 2023.
Bagi trader XAUUSD, dua faktor ini penting untuk dicermati hari ini: rilis CPI berpotensi menggerakkan harga secara tajam dalam jangka pendek, sementara tren pembelian emas oleh bank sentral memperkuat sentimen bullish jangka panjang.
"Harga XAUUSD bergerak di kisaran $4.370-$4.390 jelang rilis data CPI AS, 12 Agustus 2026"
CPI AS Jadi Pemicu Utama
Data CPI Juli dijadwalkan rilis hari ini dan menjadi sorotan utama pelaku pasar. Investor memperkirakan inflasi bulanan naik tipis, yang berpotensi memengaruhi ekspektasi kebijakan suku bunga The Fed pada pertemuan September 2026.
Sentimen pasar juga terbantu oleh data tenaga kerja AS yang melemah. Nonfarm payrolls Juli tercatat turun di luar perkiraan dengan pertumbuhan upah yang melambat, memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan menahan suku bunga alih-alih menaikkannya.
Secara teknikal, harga emas saat ini bergerak di bawah zona resistance $4.390–$4.420. Analis menilai momentum bullish mulai melemah dan harga berpotensi sideways hingga hasil CPI diumumkan.
Bank Sentral China Terus Borong Emas
Di sisi lain, Bank Sentral China menambah cadangan emasnya sekitar 20 ton pada Juli 2026, naik dari sekitar 15 ton pada Juni — kenaikan pembelian bulanan terbesar sejak Oktober 2023.
Tren akumulasi emas oleh bank sentral menjadi salah satu faktor struktural yang menopang harga emas belakangan ini, di luar sentimen jangka pendek seperti rilis data ekonomi AS.
"Bank Sentral China menambah cadangan emas sekitar 20 ton pada Juli 2026"
Emas telah lama menjadi instrumen lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah turut menambah minat pasar terhadap aset safe haven ini, di samping faktor kebijakan moneter AS dan tren akumulasi emas oleh bank sentral seperti China.
Baca juga: XAUUSD Bergejolak Usai Data CPI AS: Sempat Anjlok, Lalu Melonjak ke US$4.400, XAUUSD Rebound dari Titik Terendah 2026, Kini Uji EMA 50, Hasil CPI Juli 2026: Emas Sempat Anjlok lalu Rebound ke $4.441.
Sumber: NaraPasar Newsroom
Artikel ini disediakan untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan sebagai ajakan atau rekomendasi untuk membeli maupun menjual instrumen tertentu.